Curhat itu menceritakan sebuah kejadian yang sedang atau pernah dilalui
seseorang kepada orang lain, dan biasanya meminta pendapat tentang apa
yang harus dilakukan oleh seseorang yang sedang mengalaminya. curhat itu
udah biasa, gak mbedain cowok atau cewek, gak nentuin umur, dan gak
berpatok juga dengan pengalaman (meskipun yang diutamakan biasanya yang
berpengalaman dengan hal yang serupa). nah, kalo yang blm berpengalaman
secara mendalam, kok bisa tau solusi atau tindakan yang sebaiknya
dilakukan?
Ini adalah analisaku, dan mumpung masih fresh, aku tulis.
Menurutku, Curhat itu adalah perpaduan antara emosi dan logika seseorang
yang dihadapkan dengan suatu masalah. ketika kamu sedang berada pada
emosi tertentu (sedih, marah, stress, dll), maka logikamu kurang atau
tidak berjalan. dan ketika logikamu itu tidak berjalan, kamu akan
kebingungan untuk menghadapi masalah tersebut. dan ketika kamu bingung,
kamu menceritakan apa yang sedang/pernah kamu alami itu kepada orang
yang (biasanya) pernah mengalami hal yang serupa, lalu meminta pendapat
kepada orang yang kamu ceritakan tadi. Itulah yang dinamakan curhat
(pada umumnya).
Sekarang, gimana caranya orang yang belum memiliki pengalaman tentang
hal yang kamu alami, tetapi bisa meyakinkan bahwa itulah solusi yang
terbaik? Ada beberapa hal untuk menjawab pertanyaan ini,
yang pertama, mungkin orang itu sering mendengarkan orang curhat dengan
temannya, dan dia mendengarkan apa yang dicurhatkan oleh orang dan
memahami langkah yang disarankan oleh temannya yang dicurhatin. dan
kebetulan masalahmu itu mirip/sama dengan yang dialami oleh orang yang
curhat tadi. jadi orang yang belum memiliki pengalaman itu bisa
memberikan solusi buat kamu.
yang kedua, balik ke kalimatku diatas tadi, "Curhat itu adalah
perpaduan antara emosi dan logika seseorang yang dihadapkan dengan suatu
masalah. ketika kamu sedang berada pada emosi tertentu (sedih, marah,
stress, dll), maka logikamu kurang atau tidak berjalan." nah, orang
yang belum berpengalaman ini bisa menggunakan logikanya untuk memberikan
solusi dari masalahmu. tapi kenapa hanya dengan logika saja, dia bisa
memberikan solusi dari masalahmu? mudah aja, itu karena logikamu kurang
atau tidak berjalan. padahal (mungkin) masalahmu hanya sepele saja. hal
ini sering banget aku lakuin, dan bener aja, tanggapanku hampir selalu
bener.
Tapi terkadang, sesering apapun orang itu mendapatkan pengalaman, ada
masanya juga dia tidak bisa berpikir secara logis, dan akhirnya curhat
kepada temannya.
0 comments:
Silakan Bekomentar.!!!
Semakin banyak berkomentar, semakin banyak backlink, semakin cinta Search Engine terhadap blog anda
Posting Komentar